Di tengah hujan yang mengguyur Tembalang malam ini, mood saya sedang tak menentu. Pikiran susah sekali diajak fokus belajar untuk persiapan ujian Farmakologi 1 dan Anatomi 1 hari Kamis mendatang. Iya, memang beberapa hari lagi, tapi dengan materi yang sebegitu banyaknya, belajar harus dicicil mulai dari sekarang. Di blog inilah saya sering mencurahkan segala isi hati, pikiran, dan perasaan saya. Entahlah, saya bingung siapa yang harus diajak cerita.
Sunday, August 24, 2014
Wednesday, August 20, 2014
Petikan Novel "Berjalan di Atas Cahaya"
"Dan Allah menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan, dan Dia mengampuni kamu, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(Q.S. Al Hadid: 28)
Inilah ayat Al-qur'an yang menuntut kita mencari ilmu dengan segala panca indera yang kita miliki. Sebuah tuntutan melakukan perjalanan ilmu dari siapa pun yang kita temui, apa pun yang kita jumpai. Karena setiap apa yang kita lihat, dengar, dan rasa, adalah cahaya dari-Nya.
Dan, hakikat dari sebuah perjalanan adalah taaruf. Saling mengenal antarmanusia. Bahwa kita bersaudara meski terhadang letak geografis, ruang, dan waktu. Meskipun kita terparuh-paruh dalam berbagai bangsa, bahasa, dan warna kulit, terpisahkan samudra, gunung, gurun, dan hutan belantara, perasaan sebagai sesama saudara Muslim tetap melekat. Kita satu keluarga.
Sunday, August 17, 2014
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Bolehkah saya menceritakan kisah seorang guru kelas 1 Sekolah Dasar, tepatnya di sebuah sekolah swasta di kota Palembang? Pak Yamin. Begitulah rekan-rekan guru, anak murid, serta wali murid kerap menyapanya. Sosok yang sederhana, betul-betul sederhana. Berangkat mengajar pun beliau selalu naik angkutan umum, saya tahu rumahnya cukup jauh dari sekolah itu, kira-kira 45 menit barulah beliau sampai. Pakaiannya pun sederhana, namun tetap rapi dan bersahaja. Kacamata dengan frame kotak besar, rambut disisir belah pinggir, serta pulpen yang selalu terselip di saku bajunya, itulah yang menjadi ciri khas Pak Yamin. Senyum selalu mengembang di wajahnya yang ramah dan meneduhkan, membuat tentram hati orang-orang yang melihatnya. Metode mengajarnya yang unik, membuat murid cepat pintar membaca dan menjadi tangkas dalam berhitung.