Tuesday, May 23, 2017

Dengan Cara Yang Baik

Islam berasal dari kata "as-silmu" yang berarti perdamaian. Ya, Islam adalah agama yang mengajarkan perdamaian bukan permusuhan.

Sedangkan dakwah berasal dari kata "da'a-yad'u-da'watan" yang berarti mengajak atau menyeru.

Allah SWT berfirman:

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ  وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ  ؕ  اِنَّ  رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk."
(QS. An-Nahl: 125)

Allah saja sudah menjelaskan untuk mengajak dengan cara yang baik, dengan pengajaran yang baik, dan dengan hikmah.

Jadi intinya, karena manusia itu beragam sifat dan karakternya, maka cara menasihatinya juga berbeda-beda. Jangan langsung menjudge dan menyalahkan. Karena Yang Maha Membolak-balikkan Hati adalah Allah dan Yang Maha Pemberi Hidayah juga Allah :")

#selfreminder

Friday, January 13, 2017

Random

Baik belum tentu membawa kebaikan. Nyaman juga belum tentu membawa kebaikan. Terkadang yang kelihatan tidak baik dan tidak nyamanlah yang justeru membawa kebaikan.

"Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(Q.S. Al-Baqarah: 216)

- Curahan hati dek coass yang terperangkap dalam zona nyaman -

Sunday, November 27, 2016

Duluan Mana?

Allah SWT berfirman:

"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)."
(QS. An-Nur: Ayat 26)

Itulah janji Allah, orang yang baik akan dipertemukan dengan yang baik pula. Intinya, kalau mau mendapatkan jodoh yang baik, kitanya sendiri juga harus berusaha menjadi baik.

Nah tapi, usaha kita untuk terus memperbaiki diri itu jangan sampai hanya bertujuan agar mendapatkan jodoh yang baik saja. Luruskan niat, bahwa kita berusaha memperbaiki diri, terus meningkatkan amalan-amalan kebaikan karena memang kita tidak tahu mana yang duluan datang "menjemput". Jodoh duluan, atau maut duluan? Kalau ternyata maut duluan, apakah kita sudah siap? Sementara dosa masih menggunung, amalan belum seberapa. (Tamparan untuk diri sendiri).

Jadi, kalau ada yang tanya, "Eh kapan nyusul?" Jawab aja, "Tergantung, siapa yang duluan datang menjemput (jodoh duluan atau maut duluan), wkwkwk."

Semoga membantu bagi yang sering diserang pertanyaan sejenis wkwk.

 

Warna-Warni Kehidupan Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ways To Make Money Online | Surviving Infidelity by Blogger Templates